Cara Upload Website ke Hosting (File Manager & FTP, 2025)
Setelah website selesai dibuat di komputer lokal, langkah selanjutnya adalah menguploadnya ke hosting agar bisa diakses siapapun di internet. Artikel ini membahas cara upload website ke hosting menggunakan dua metode paling umum: cPanel File Manager dan FTP.
Persiapan Sebelum Upload
Pastikan kamu sudah menyiapkan:
- File website yang siap β semua file HTML, CSS, JavaScript, gambar sudah final
- Akun hosting aktif dengan domain yang sudah terhubung
- Informasi akses cPanel β username, password, dan URL cPanel (dari email konfirmasi hosting)
Memahami Struktur Folder Hosting
Sebelum upload, penting memahami struktur folder di hosting:
/home/usernamecpanel/
βββ public_html/ β Folder utama website (root domain)
β βββ index.html β Halaman utama website
β βββ about.html
β βββ images/
β βββ css/
βββ www β public_html β Symlink ke public_html
βββ [folder lain] β File sistem hosting (jangan diubah)
public_html adalah folder kunci β semua file website yang ingin bisa diakses via browser harus diletakkan di sini (atau di subfolder di dalamnya).
Metode 1: Upload via cPanel File Manager
File Manager adalah cara termudah untuk upload file kecil hingga menengah langsung dari browser.
Langkah 1: Buka File Manager
- Login ke cPanel
- Di bagian βFilesβ, klik βFile Managerβ
- File Manager akan terbuka di tab browser baru
Langkah 2: Navigasi ke public_html
- Di panel kiri, klik βpublic_htmlβ
- Atau klik folder
public_htmldi area utama
Langkah 3: Upload File
Untuk upload file tunggal atau beberapa file:
- Klik tombol βUploadβ di toolbar atas
- Drag and drop file ke area upload, atau klik βSelect Fileβ untuk pilih dari komputer
- Tunggu proses upload selesai
- Klik βGo Backβ untuk kembali ke File Manager
Untuk upload seluruh website (banyak file):
Cara paling efisien adalah dengan mengompres folder website menjadi file ZIP terlebih dahulu:
- Di komputer lokal, pilih semua file website β klik kanan β βSend to Compressed (zipped) folderβ (Windows) atau βCompressβ (Mac)
- Upload file ZIP tersebut ke
public_htmlvia File Manager - Setelah upload selesai, klik kanan file ZIP β pilih βExtractβ
- Konfirmasi path ekstraksi (pastikan ke
public_html) - Hapus file ZIP setelah ekstraksi
Langkah 4: Verifikasi
Buka namadomain.com di browser. Jika halaman utama website muncul, upload berhasil!
Tips: Jika ada file index.html yang sudah ada (dari default hosting), hapus atau timpa dengan file index.html website kamu.
Metode 2: Upload via FTP dengan FileZilla
FTP (File Transfer Protocol) lebih cepat dan lebih andal untuk upload file dalam jumlah besar. FileZilla adalah FTP client gratis yang paling populer.
Langkah 1: Install FileZilla
Download FileZilla Client (gratis) dari situs resminya dan install di komputer.
Langkah 2: Dapatkan Informasi FTP
Login ke cPanel β cari βFTP Accountsβ. Lihat:
- FTP Host/Server: biasanya
ftp.namadomain.comataunamadomain.com - FTP Username: username cPanel kamu atau akun FTP khusus
- FTP Password: password cPanel atau password FTP
- Port: 21 (FTP standar) atau 22 (SFTP, lebih aman)
Untuk keamanan lebih, buat akun FTP khusus di cPanel β FTP Accounts β Create an FTP Account dengan akses terbatas ke folder public_html saja.
Langkah 3: Hubungkan ke Server
- Buka FileZilla
- Di bagian QuickConnect (atas), isi:
- Host:
ftp.namadomain.comatausftp://namadomain.comuntuk SFTP - Username: username FTP
- Password: password FTP
- Port: 21 (FTP) atau 22 (SFTP)
- Host:
- Klik βQuickconnectβ
Jika berhasil, panel kanan (server) akan menampilkan file-file di hosting. Jika muncul peringatan βUnknown host keyβ, klik βOKβ / βAcceptβ untuk melanjutkan.
Langkah 4: Navigasi ke public_html
Di panel kanan (server):
- Klik
/atau..untuk ke root - Klik
public_html
Langkah 5: Upload File
Di panel kiri (komputer lokal), navigasi ke folder website kamu.
Pilih dan upload file:
- Drag file dari panel kiri ke panel kanan
- Atau klik kanan file β βUploadβ
FileZilla akan menampilkan progress transfer di bagian bawah.
Upload seluruh folder:
- Di panel kiri, navigasi ke folder induk website kamu
- Pilih semua file dan folder di dalamnya (Ctrl+A)
- Drag ke panel kanan (public_html)
Langkah 6: Tunggu Selesai
Waktu upload tergantung ukuran file dan kecepatan internet. FileZilla menampilkan queue dan status transfer di bagian bawah.
Mengupload Website WordPress
Jika kamu sudah membuat website WordPress di komputer lokal (dengan XAMPP atau Laragon) dan ingin memindahkannya ke hosting:
Metode A: Export-Import WordPress
- Di lokal: install plugin βAll-in-One WP Migrationβ
- Export website β download file
.wpress - Di hosting: install WordPress baru via Softaculous
- Import file
.wpressmelalui plugin yang sama
Metode B: Manual (Lebih Lengkap)
Upload file:
- Kompres folder WordPress lokal menjadi ZIP
- Upload ke
public_htmldan ekstrak (via File Manager)
Upload database:
- Di lokal: buka phpMyAdmin (biasanya di
localhost/phpmyadmin) - Pilih database WordPress β tab βExportβ β βGoβ β download file
.sql - Di hosting: buka phpMyAdmin dari cPanel
- Buat database baru, buat user database, assign user ke database
- Import file
.sqltadi
Update konfigurasi:
- Di hosting, buka File Manager β
public_html/wp-config.php - Update:
DB_NAME,DB_USER,DB_PASSWORDsesuai database baru di hosting - Update
DB_HOSTkelocalhost
Update URL:
- Login ke WordPress admin
- Pengaturan β Umum β update WordPress Address dan Site Address ke domain hosting
Masalah Umum dan Solusinya
Website menampilkan blank/putih setelah upload
- Cek apakah
index.htmlatauindex.phpada dipublic_html - Buka browser console (F12) untuk melihat error CSS/JS
File CSS atau gambar tidak muncul
- Periksa path file β case sensitive di Linux server (berbeda dengan Windows)
images/foto.JPGβimages/foto.jpgdi hosting Linux
Error β403 Forbiddenβ
- Permission file harus: file = 644, folder = 755
- Di File Manager: pilih file β klik kanan β βChange Permissionsβ β set ke 644
Upload gagal karena file terlalu besar
- cPanel File Manager biasanya punya batas upload ~50β100MB
- Untuk file besar, gunakan FTP yang tidak ada batasnya
FAQ: Upload Website ke Hosting
Berapa ukuran maksimal upload di File Manager cPanel?
Umumnya 50β256MB per file. Untuk website yang lebih besar, kompres menjadi ZIP dan upload, atau gunakan FTP yang tidak dibatasi ukuran.
Apakah file di public_html langsung online?
Ya, segera setelah diupload. Tidak perlu βpublishβ atau tindakan tambahan apapun.
Bisakah upload website tanpa domain aktif?
Ya, tapi akses via IP langsung atau temporary URL yang disediakan hosting. Domain hanya diperlukan agar pengunjung bisa mengaksesnya dengan nama yang mudah diingat.
Perbedaan FTP dan SFTP?
FTP (port 21) mengirim data tanpa enkripsi. SFTP (SSH File Transfer Protocol, port 22) mengenkripsi semua data yang ditransfer. Gunakan SFTP jika tersedia untuk keamanan lebih baik.
Apakah perlu hapus file lama sebelum upload yang baru?
Tidak harus, tapi disarankan untuk menghindari konflik. Jika mengupload versi baru website, hapus file lama dulu atau pastikan semua file lama tertimpa.
Kesimpulan
Upload website ke hosting bisa dilakukan dengan dua cara utama β File Manager untuk kemudahan, FTP untuk kecepatan dan volume besar. Pilih metode yang sesuai dengan ukuran website dan kenyamananmu.
Setelah upload selesai, jangan lupa test semua halaman dan link untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik.
Butuh hosting untuk upload website? Niagahoster dan Hostinger menyediakan cPanel dengan File Manager dan FTP yang mudah digunakan, plus support yang siap membantu jika ada masalah.
Artikel Terkait
Cara Backup Website di cPanel (Panduan Lengkap 2025)
Tutorial cara backup website di cPanel secara manual dan otomatis. Lindungi data website kamu dari kehilangan data, error, atau serangan hacker.
Cara Buat Email Bisnis dengan Domain Sendiri (Gratis via cPanel, 2025)
Tutorial cara buat email bisnis profesional dengan domain sendiri seperti nama@perusahaan.com menggunakan cPanel. Gratis, tanpa biaya tambahan, selesai dalam 5 menit.
Cara Install WordPress di Hosting cPanel (5 Menit, 2025)
Tutorial cara install WordPress di hosting menggunakan Softaculous di cPanel. Dari registrasi domain hingga WordPress siap digunakan, hanya 5 menit.