PanduanHosting.id
Artikel ini mengandung tautan afiliasi. Kami mungkin mendapat komisi jika kamu melakukan pembelian melalui tautan kami.
Panduan

Subdomain Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Cara Membuatnya (2025)

✍ Tim PanduanHosting πŸ”„ Diperbarui Mei 2026

Subdomain adalah bagian dari domain utama yang diletakkan di depan nama domain, dipisahkan dengan titik. Jika domain utama kamu adalah namadomain.com, maka subdomain bisa berupa blog.namadomain.com, toko.namadomain.com, atau mail.namadomain.com.

Struktur Subdomain

Struktur URL standar:

[subdomain].[domain].[TLD]
blog      .namadomain .com
toko      .namadomain .com
mail      .namadomain .com

Beberapa bagian URL:

  • TLD (Top Level Domain): .com, .id, .net
  • Domain: namadomain
  • Subdomain: bagian sebelum domain (opsional)

Subdomain sendiri juga bisa bertingkat:

  • dev.blog.namadomain.com β€” subdomain dari subdomain

Subdomain vs Subdirektori

Sering ada kebingungan antara subdomain dan subdirektori:

SubdomainSubdirektori
Contohblog.namadomain.comnamadomain.com/blog
LokasiServer bisa berbedaDi dalam folder domain utama
Pengaturan DNSPerlu DNS record terpisahTidak perlu
Dianggap GoogleWebsite terpisahBagian dari website utama
Cocok untukProyek berbeda, bahasa lainBagian yang terhubung erat

Fungsi dan Penggunaan Subdomain

1. Memisahkan Bagian Website yang Berbeda

Subdomain memungkinkan setiap bagian memiliki konten, tampilan, dan bahkan CMS yang berbeda:

  • toko.namadomain.com β€” WooCommerce untuk toko online
  • blog.namadomain.com β€” WordPress khusus blog
  • forum.namadomain.com β€” platform forum

2. Environment Development dan Testing

  • dev.namadomain.com β€” environment pengembangan
  • staging.namadomain.com β€” environment testing sebelum production
  • test.namadomain.com β€” untuk QA testing

3. Layanan Email

  • mail.namadomain.com β€” akses webmail
  • Secara teknis, email server menggunakan subdomain khusus

4. Versi Bahasa atau Regional

  • en.namadomain.com β€” versi bahasa Inggris
  • id.namadomain.com β€” versi bahasa Indonesia
  • sg.namadomain.com β€” versi Singapura

5. Aplikasi Terpisah

  • app.namadomain.com β€” aplikasi web
  • api.namadomain.com β€” API endpoint
  • admin.namadomain.com β€” panel admin

6. CDN dan Static Assets

  • cdn.namadomain.com β€” server untuk file statis
  • static.namadomain.com β€” gambar dan asset

Contoh Subdomain di Dunia Nyata

  • maps.google.com β€” Google Maps (subdomain dari google.com)
  • mail.google.com β€” Gmail
  • docs.google.com β€” Google Docs
  • en.wikipedia.org β€” Wikipedia versi Inggris
  • id.wikipedia.org β€” Wikipedia versi Indonesia

Cara Membuat Subdomain di cPanel

Hosting Indonesia umumnya menggunakan cPanel untuk pengelolaan. Begini cara membuat subdomain:

Langkah 1: Login ke cPanel

  1. Buka namadomain.com/cpanel atau link cPanel dari email hosting
  2. Masukkan username dan password cPanel

Langkah 2: Buka Menu Subdomains

  1. Di cPanel, cari bagian Domains
  2. Klik Subdomains

Langkah 3: Buat Subdomain Baru

  1. Di kolom Subdomain, ketik nama subdomain (contoh: blog)
  2. Di Domain, pilih domain utama dari dropdown
  3. Document Root akan otomatis terisi: public_html/blog
    • Kamu bisa ubah path ini jika ingin folder berbeda
  4. Klik Create

Subdomain blog.namadomain.com sekarang aktif dan mengarah ke folder public_html/blog.

Langkah 4: Install CMS atau Upload File

Setelah subdomain dibuat:

  • Upload file website ke folder document root yang ditentukan
  • Atau install WordPress/CMS via Softaculous di subdomain tersebut

Cara Membuat Subdomain di hPanel Hostinger

Jika hosting di Hostinger:

  1. Login ke hPanel (hpanel.hostinger.com)
  2. Masuk ke Hosting β†’ Kelola
  3. Klik Subdomains di sidebar kiri
  4. Klik Create a New Subdomain
  5. Isi nama subdomain dan pilih domain utama
  6. Klik Create

Pengaruh Subdomain terhadap SEO

Google memperlakukan subdomain sebagai entitas terpisah dari domain utama:

  • Subdomain tidak otomatis mewarisi otoritas SEO domain utama
  • Subdomain perlu dioptimasi SEO-nya sendiri
  • Backlink ke blog.namadomain.com tidak langsung membantu SEO namadomain.com

Implikasi praktis:

  • Untuk blog yang ingin mendukung SEO website utama β†’ gunakan subdirektori (namadomain.com/blog)
  • Untuk proyek benar-benar terpisah atau versi bahasa lain β†’ subdomain lebih tepat

SSL untuk Subdomain

SSL untuk domain utama tidak otomatis mencakup subdomain. Ada dua opsi:

Wildcard SSL

SSL yang mencakup semua subdomain dari domain utama:

  • Format: *.namadomain.com
  • Mencakup: blog.namadomain.com, toko.namadomain.com, dll.
  • Biasanya berbayar, tapi Let’s Encrypt juga menerbitkan wildcard

SSL Terpisah per Subdomain

Pasang SSL terpisah untuk setiap subdomain:

  • Di cPanel β†’ SSL/TLS β†’ Manage SSL β†’ pilih subdomain β†’ Install
  • Let’s Encrypt bisa digunakan gratis untuk setiap subdomain secara terpisah

FAQ: Subdomain

Berapa banyak subdomain yang bisa dibuat? Secara teknis tidak ada batasan β€” kamu bisa membuat puluhan subdomain. Yang membatasi adalah kuota hosting (storage, bandwidth) dan kemampuan DNS server.

Apakah subdomain butuh biaya tambahan? Tidak. Subdomain adalah fitur gratis dari hosting. Tidak ada biaya registrasi domain tambahan karena subdomain menggunakan domain utama yang sudah kamu miliki.

Apakah bisa mengarahkan subdomain ke server/hosting berbeda? Bisa. Kamu bisa membuat DNS record (A record atau CNAME) untuk subdomain yang mengarah ke IP atau server berbeda dari domain utama.

Bagaimana cara menghapus subdomain? Di cPanel β†’ Subdomains β†’ temukan subdomain yang ingin dihapus β†’ klik Remove. Pastikan tidak ada data penting di folder document root sebelum menghapus.

Kesimpulan

Subdomain adalah alat yang berguna untuk mengorganisasi website yang kompleks, memisahkan lingkungan development dari production, atau membuat bagian website yang benar-benar independen.

Untuk pengguna yang baru mulai, subdomain sering digunakan untuk staging (testing) sebelum perubahan dipush ke website utama.

Butuh hosting yang mudah mengelola subdomain? Niagahoster dengan cPanel standar memudahkan pembuatan dan pengelolaan subdomain kapanpun dibutuhkan.

Artikel Terkait

Coba Sekarang